Saya agak terkejut ketika mendapatkan pertanyaan dari beberapa orang yang bergelut di bisnis CPA (cost per action) marketing. Pertanyaannya: Emang Whaff masih ada? Tentu saja terkejut, karena saya tahu ada orang-orang yang saat ini meraih penghasilan Rp 500 ribu per hari dari aplikasi Whaff.
Whaff sendiri merupakan perusahaan pengembang aplikasi dari Seoul, Korea Selatan. Sejauh ini, Whaff memang menjadi bisnis CPA marketing terbaik untuk para pengguna perangkat android dan iOS.
Ada tiga seri aplikasi Whaff yang kini tersedia yakni Whaff Rewards (Android), Whaff Locker (Android) dan Whaff Box (iOS). Ketiga aplikasi Whaff tersebut memiliki skema bisnis yang serupa yakni menawarkan berbagai aplikasi untuk diinstal.
Setiap instal yang dilakukan, pengguna Whaff akan mendapatkan komisi dalam jumlah tertentu dalam mata uang dollar. Selanjutnya pendapatan yang diperoleh dari Whaff dapat dicairkan dalam bentuk cash ke rekening PayPal, ditukarkan dengan berbagai voucher atau ditukarkan dengan pulsa semua operator.
Di zaman di mana hampir semua orang menggunakan smartphone, keberadaan aplikasi, aplikasi dan aplikasi menjadi tulang punggung bisnis. Saat ini kebutuhan-kebutuhan dasar bisa dipenuhi dengan aplikasi dari pesan menu makanan di kantin sebelah hingga pesan tiket pesawat untuk liburan bisa dilakukan hanya dengan menggunakan aplikasi.
Dari sana muncul peluang bisnis marketing aplikasi android atau iOS. Whaff mengambil celah bisnis itu. Ada banyak aplikasi yang ditawarkan di Whaff mulai dari aplikasi belanja online, game, finansial dan lain-lain.
Sebuah aplikasi misalnya Lazada, mereka menginginkan aplikasinya dipergunakan oleh banyak orang. Berbagai cara untuk menggaet orang agar mau menginstal aplikasi Lazada pun dilakukan.
Salah satunya dengan beriklan di Whaff. Iklan di Whaff tentu saja sesuai dengan target karena Whaff hanya akan dibayar jika ada orang yang menginstal aplikasi tersebut misalnya US$ 0,50 per instal.
Whaff kemudian menjalankan fungsi marketingnya dengan menawarkan kepada pengguna Whaff agar menginstal aplikasi-aplikasi tersebut, misalnya Lazada. Dalam hal ini, Whaff misalnya akan memberikan imbalan sebesar US$ 0,30 kepada orang yang menginstal aplikasi Lazada. Artinya, Whaff masih mengantongi margin sebesar US$ 0,20.
Dengan jumlah pengguna yang sangat banyak tentu saja pendapatan Whaff sangat besar. Saat ini saja, Whaff sudah digunakan oleh lebih dari 10 juta orang. Wajar jika Whaff masih bisa bertahan dan konsisten membayar para user aplikasi ini. Secara bisnis bagi Whaff maupun bagi pengguna Whaff memang sangat menguntungkan.
Para pengguna Whaff yang sukses mengantongi ribuan dollar juga sangat banyak. Saya sendiri sudah menjalankan Whaff sekitar satu tahun terakhir dengan total pengasilan kurang lebih US$ 2.000 atau jika dikonversi ke rupiah sekitar Rp 26 juta (kurs Rp 13.000/dollar AS).
Pendapatan saya tentu saja belum seberapa jika dibandingkan dengan orang-orang yang setiap hari menghuni rangking pendapatan Whaff. Jika kita melihat rangkin harian, urutan teratas menghasilkan lebih dari Rp 500 ribu per hari.
Saya sendiri beberapa kali nangkring di 20 rangking teratas untuk harian. Namun biasanya tidak bertahan lama karena segera disalip oleh yang sudah langganan di posisi tersebut.
Lihat saja rangking harian Whaff yang saya capture pada Kamis 18 Januari 2017 berikut ini. Beberapa di antaranya bahkan meraih pendapatan hampir mendekati satu juta rupiah. Nama orang Indonesia di rangkin harian itu di antaranya adalah Ryo Dito yang meraih US$ 48,30 atau setara Rp 627.900.

Rangking hari ini, Kamis 18 Januari 2017
1. Pedro Gelli US$ 67,80 setara Rp 881.400
2. Junior Junior US$ 61,20 setara Rp 795.600
3. Marco Antonio US$ 58,80 setara Rp 764.400
4. Victor Melida US$ 49,50 setara Rp 643.500
5. Ryo Dito US$ 48,30 setara Rp 627.900
6. Jhonnatan Coc US$ 39,01 setara Rp 507.130
7. Michat Warinski US$ 39,00 setara Rp 507.000
8. Mike Mora US$ 36,90 setara Rp 479.700
9. Basel Abbas US$ 33,31 setara Rp 433.030
10. Neto Farias US$ 33,31 setara Rp 433.030
Sedangkan total rangking pendapatan sepanjang masa masih dipegang oleh orang Indonesia bernama Bagas Pramudita senilai US$ 24.197,53 atau setara Rp 314,57 juta. Hebatnya, empat orang Indonesia menduduki peringkat lima besar yakni Bagas Pramudita, Ryo Dito, Bibit We Es dan Veronica Yukito.

Total Rangking
1. Bagas Pramudita US$ 24.197,53 setara Rp 314,57 juta
2. Ryo Dito US$ 22.423,10 setara Rp 291,50 juta
3. Lucas Titan US$ 18.385,63 setara Rp 239,01 juta
4. Bibit We Es US$ 18.071,17 setara Rp 234,92 juta
5. Veronica Yukito US$ 17.340,51 setara Rp 225,43 juta
Peluang meraih pendapatan jutaan rupiah dengan aplikasi android dan iOS memang nyata dan sudah banyak yang membuktikannya. Modal yang dibutuhkan untuk bisnis ini hanya ponsel android atau iOS serta paket data internet. Jika Anda tertarik untuk mengais rezeki dari Whaff, Anda bisa memulainya dengan mengunduh Whaff Locker yang merupakan versi Whaff terbaru untuk perangkat Android. Sedangkan bagi pengguna iOS bisa menggunakan Whaff Box.
Berikut ini, bukti pembayaran dari Whaff ke rekening PayPal saya:
 |
| Bukti pembayaran Whaff |
UPDATE: Sejak Mei 2018, Whaff Rewards, Whaff Locker, Whaff Box sudah tidak lagi membayar. Mohon abaikan berbagai penawaran dari aplikasi-aplikasi tersebut.